70 Ribu Calon Mahasiswa Tidak Mampu Ajukan Bidik Misi

BANJARNEGARA – Sebanyak 70 ribu orang calon mahasiswa tahun ajaran 2011 dari berbagai daerah di Indonesia mengajukan program beasiswa Bidik Misi. Dari jumlah pengaju tersebut, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) hanya akan menjaring 20 ribu orang peserta program.

“Untuk program Bidik Misi 2011 ini sudah ada kurang lebih 70 ribu calon mahasiswa yang mengajukan diri menjadi peserta. Namun jumlah itu akan menyusut setelah dilakukan verifikasi, mulai dari kriteria ekonomi keluarga hingga akademiknya. Mereka akan mengenyam pendidikan di 117 Perguruan tinggi negeri (PTN),” ujar Menteri Pendidikan Nasional Mohamad Nuh, Minggu (3/4/2011).

Dijelaskannya, ada tiga metode yang akan diterapkan dalam proses penjaringan calon peserta Bidik Misi, antara lain monitoring data, evaluasi perekrutan calon mahasiswa dengan didasari kuota 20 persen bagi calon mahasiswa tidak mampu dari jumlah kursi yang disediakan PTN serta metode sampling berupa peninjauan lapangan.

Nuh menerangkan program Bidik Misi ini tidak akan terhenti hanya karena dipengaruhi penurunan indeks prestasi mahasiswa atau peserta program. “Beasiswa ini akan terhenti jika mahasiswanya terkena drop out (DO). Artinya selama mahasiswa tidak mampu itu tetap kuliah meski mengalami penurunan indeks prestasi, yang bersangkutan tatap akan mendapatkan beasiswa sampai tamat,” tutur Nuh.

Masih berkenaan dengan Bidik Misi, pada tahun 2011 ini Kemendiknas akan kembali menambah kuota dari 20 ribu mahasiswa yang telah terdaftar sebagai kepesertaan Bidik Misi tahun 2010 di 104 PTN, menjadi 30 ribu orang.  Namun penambahan tersebut akan dipengaruhi oleh kemampuan pendapatan Negara bukan pajak (PNBP) pada akhir tahun ini.

Seperti diketahui pada program Bidik Misi ini, Kemendiknas melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Perguruan tinggi (Ditjen Dikti) memberikan beasiswa kepada mahasiswa tidak mampu secara ekonomi sebesar Rp6 juta per semester yang mencakup biaya perkuliahan dan biaya hidup mahasiswa dengan rincian besaran Rp500 ribu sampai dengan Rp700 ribu per bulan.(Toni Kamajaya/Koran SI/mbs).kampus.okezone.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s