Tips Lomba Debat

Bagi adik-adik peserta Binaan Forum Batasa yang suka berdebat jangan sungkan-sungkan ikut ajah sekalian lomba debatnya ya. :). Nah kalo mau ikutan Lomba debat, berikut ini sedikit tips yang bisa diterapkan.

1. Gunakan Bahasa Indonesia Baku dan sesuai dengan EYD

Kita harus menggunakan cara ini karena sudah ketentuan dalam lomba. Kita (khususnya orang jawa) harus lebih behati-hati dalam mengucapkan argumentasi kita. Jangan gunakan bahasa jawa pada saat menyampaikan argument kita walaupun itu keceplosan karena akan mengurangi nilai dalam penilaian. Dan jangan gunakan bahasa Indonesia masa kini, misal kamu diganti dengan lo, tetap menjadi

tetep, dll.

2. Gunakan paragraf Argumentasi

Paragraf argumentasi adalah paragraph yang digunakan untuk mempertahankan pendapat kita mengenai tema yang diperdebatkan. Semakin kuat argument kita semakin sulit pula lawan kita untuk melawan/ memberi kalimat sanggahan terhadap argument. Argument yang kita gunakan harus sesuai dan masih berkaitan dengan tema debat.

3. jangan gunakan kalimat pengandaian

Hindari penggunaan kata andaikan, jika, bila, andaikata, seandainya, dll. Kata-kata seperti itu akan melemahkan argumentasi kita sehingga akan mengurangi nilai.

4. Pandangan mata tertuju pada dewan juri

pada saat menyampaikan argumentasi usahakan pandangan mata tertuju pada dewan juri karena kita harus meyakinkan argumen kita kepada dewan juri, dengan cara seperti ini dewan juri akan lebih menghargai argument kita daripada tidak sama sekali.

5. jangan terlalu banyak interupsi

Interupsi adalah menyela / memotong pembicaraan lawan pada saat menyampaikan argumentasi. Lawan bisa menerima atau menolak interupsi yang kita ajukan. Interupsi cukup diajukan ketika lawan melakukan kesalahan berpendapat dalam menyampaikan argument.

6. Body language

Bahasa tubuh bisa menambah keyakinan dewan juri terhadap argument yang kita sampaikan daripada kita terdiam kaku saat menyampaikan argument.

7. Penonton / pendukung ( supporter )

Semisal dalam aturan lomba debat pendamping ( guru, teman peserta ) diperbolehkan masuk dalam ruangan debat, penonton juga dapat menjadi pembongkar kesalahan lawan. Misal lawan secara tidak sengaja mengatakan udah yang seharusnya sudah, penonton seolah-olah saling berbicara mengenai kesalahan lawan tersebut., agar dewan juri mengetahuinya. Tetapi pada saat berbicara jangan terlalu keras karena akan mengganggu proses debat. Oke selamat mencoba ya.. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s