Menjadi Mahasiswa Berprestasi Masih Menjadi Hadiah Terbesar Bagi Saya

Jika saya ditanya, apa hadiah terbesar yang pernah saya terima atau dapatkan selama menjadi mahasiswa? Maka saya akan menjawab menjadi mahasiswa berprestasi adalah hadiah terbesar bagi saya ketika menjadi mahasiswa. Mengikuti pemilihan mahasiswa beprestasi mungkin sudah menjadi angan-angan saya sejak tahun pertama di UI. Namun bukan berarti hal ini hukumnya wajib buat saya. “Bisa ikut syukur, tidak bisa ikut tidaklah masalah” begitu mungkin dalam pikiran saya. Ya, memang saya tahu adanya event ini bahkan sebelum saya menjadi mahasiswa UI. Waktu SMA saya pernah ikut ajang serupa tingkat kabupaten-kota yang waktu itu disebut pemilihan siswa berprestasi, namun capaian saya hanya juara dua.

Pemilihan mahasiswa berprestasi bagi saya adalah kompetisi yang sedikit complicated mengingat banyak hal yang harus disiapkan. Persyaratannya mulai dari IPK yang baik, kemampuan bahasa inggris yang mumpuni, pembuatan karya tulis dan presentasinya, serta kegiatan ekstrakurikuler. Untuk poin terakhir merupakan hal yang paling ribet mengingat setiap peserta diwajibkan membuat CV ekstrakurikuler sesuai dengan template yang disediakan oleh DIKTI sebagai penyelenggara. Dalam template tersebut kegiatannya juga beranekaragam, mulai dari kepanitiaan intrakampus sampai penerimaan beasiswa prestasi, mulai dari juara di berbagai lomba kompetitif sampai kegiatan sosial dan sebagainya. Setiap kegiatan tersebut juga harus dilengkapi dengan bukti hitam di atas putih baik itu berupa sertifikat, piagam penghargaan atau bentuk lainnya yang diakui. Jika tidak ada dokumen pendukung, maka jangan harap kegiatan tersebut diperhitungkan. Bisa-bisa anda malah dianggap bohong.

“Accidentally won the faculty level”

Petualangan saya bermula dari mengikuti ajang “Pemilihan Mahasiswa Akuntansi Terbaik FEUI angkatan 2006″ pada penyelenggaraan Accounting Days 2007. Accounting Days adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Studi Profesionalisme Akuntan FEUI yang notabene adalah himpunan mahasiswa akuntansi FEUI bekerjasama dengan Departemen Akuntansi FEUI. Dalam Accounting Days diselenggarakan beberapa kegiatan yang meliputi pemilihan mahasiswa berprestasi akuntansi, pemilihan mahasiswa akuntansi terbaik, lomba debat akuntansi, lomba karya tulis akuntansi, seminar dan lain sebagainya. Untuk pemilihan mahasiswa berprestasi akuntansi, pesertanya adalah hanya mahasiswa tahun ketiga akuntansi, sedang untuk pemilihan mahasiswa akuntansi terbaik ditujukan untuk mahasiswa akuntansi tahun kedua. Tidak banyak yang saya harapkan ketika mengikuti ajang ini. Persyaratan dalam ajang ini hampir serupa dengan pemilihan mahasiswa berprestasi namun lebih sederhana dalam beberapa hal. Namun, nasib berkata lain, saya bisa menjadi juara dalam ajang tersebut ehehe. Ya, setidaknya dengan hasil tersebut membuat saya lebih percaya diri bahwa you can be fireworks! Tak ada yang tak mungkin. Setahun kemudian, pada saat semester lima tepatnya pada penyelenggaraan Accounting Days 2008, alhamdulillah saya bisa menjuarai pemilihan mahasiswa berprestasi akuntansi FEUI.
Pada semester enam, saya coba peruntungan lain dengan mengikuti pemilihan Mahasiswa Berprestasi FEUI. Dengan membawa karya tulis tentang akuntansi lingkungan dan compliance perusahaan terhadap pelestarian lingkungan, tujuan awal saya mengkuti ajang ini hanya untuk mengetahui bagaimana atmosfer kompetisi. Namun tak disangka dan tak dinyana, saya berhasil menjadi juara pertama dan mewakili FEUI di ajang yang sama di tingkat UI. Menjadi wakil FEUI mempunyai dua sisi, di satu sisi saya senang namun di sisi lain saya cukup terbeban, harapan bahkan lebih tepatnya tekanan untuk menang cukuplah besar. Bagi saya sendiri, setiap mengikuti event tertentu tujuan saya hanya ingin mencari pengalaman. Namun bukan saya tidak berusaha memberikan yang terbaik. Menang menurut saya hanya bonus semata karena jika kompetitor lebih baik, apa mau dikata. Bagi saya, mereka adalah faktor eksternal yang tidak bisa dikendalikan.

“Mapres UI 2009 title with friends”

Gayung keberuntungan saya bersambut, siapa sangka di tingkat UI saya bisa menjadi juara pertama. Bukan urusan mudah mungkin karena setiap finalis di tingkat UI adalah mereka-mereka yang punya keunikan dan keunggulan tersendiri. Mereka adalah mahasiswa yang punya visi misi yang baik, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Ditambah lagi, di lingkungan UI, event ini sangatlah prestisius sehingga setiap finalis akan didukung oleh fakultasnya masing-masing baik itu bidang kemahasiswaan maupun BEM fakultas, dalam berbagai bentuk. Alhamdulillah, saya bisa melewati momen tersebut walaupun jujur ketika menjelang detik-detik pengumuman saya sangat gugup.
Dengan menjuarai pemiliihan tingkat universitas, otomatis saya akan mewakili Universitas Indonesia ke ajang yang sama di tingkat nasional. Bagi saya tekanan juga semakin berat, harapan UI untuk kembali menang juara pertama begitu besar. Maklum selama dua tahun berturut-turut yakni tahun 2007 dan 2008, juara pertama pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat nasional direbut oleh Institut Pertanian Bogor. Dengan diikuti sekitar 80 peserta dari universitas negeri dan swasta dari seluruh Indonesia, akhirnya dipilihlah 15 finalis yang lantas akan berlaga di babak final. Kelima belas finalis tersebut antara lain UI, IPB, Unpad, Unnes, UGM, USU, UNUD, UII, Universitas Kristen Petra, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sedangkan peserta lain yang tidak lolos final juga diundang untuk datang ke Jakarta untuk menyaksikan babak final tersebut. Setelah melewati tahap seleksi yang sama dengan kompetisi di tingkat sebelum, sebelumnya, alhamdulillah akhirnya saya bisa menjadi juara pertama. Hmmm, thing that was only in my mind finally revealed ehehe. Juara dua direbut Unnes sementara juara ketiga diduduki Unhas. Tidak hanya kompetisi, ajang pemilihan mapresnas yang tergabung dalam ajang pemilihan akademisi berprestasi tingkat nasional juga menyelenggaran event menarik seperti pelatihan ESQ, seminar dengan Dirjen DIKTI, wisata ilmiah dan lain-lain.

Berikut ini daftar pemenang mapres tingkat UI dan nasional selama lima tahun berturut:
1. 2005: M. Donny Eryastha dari Fakultas Ekonomi
2. 2006: Shofwan Al Banna dari FISIP
3. 2007: Hasyim Widhiarto dari FISIP
4. 2008 Mahardhika Samsoed Sadjad dari FISIP
5. 2009 Muchdlir Zauhariy dari FE

Pemenang mahasiswa berprestasi tingkat nasional:
1. 2005: M. Donny Eryastha dari UI
2. 2006: Shofwan Al Banna dari UI
3. 2007: Danang Ambar Prabowo dari IPB
4. 2008: Dordia Anindita Rotunsulu dari UI
5. 2009: Muchdlir Zauhariy dari UI

Banyak sekali manfaat yang saya dapatkan saat dan setelah mengikuti ajang ini, kenal dengan banyak orang, semakin banyak mendapat kesempatan untuk ikut kegiatan sosial, menjadi pembicara di berbagai kesempatan, membuat orang tua dan teman bangga, dan tentunya mendapatkan berbagai hadiah. Selain itu bagi pemenang pemilihan akademisi berprestasi juga diberikan kesempatan untuk ikut dalam perayaan hari kemerdekaan Indonesia pada bulan agustus mulai dari undangan ke Istana Negara saat upacara proklamasi, mendengarkan pidato tahunan presiden di Gedung DPR MPR, bertemu dengan berbagai pejabat negara dan menteri dan lain sebagainya. Di tingkat UI menjadi kebanggaan ketika kedua belas finalis diundang dan dipanggil ke atas panggung untuk menerima penghargaan dari rektorat. Senang rasanya saat itu. Saya juga gembira karena animo mahasiswa UI dan mahasiswa dari perguruan tinggi lain atas pemilihan mapres juga semakin besar semenjak itu.
Menjadi mahasiswa berprestasi nasional memang menjadi salah satu memori paling spesial buat saya dan bagi keluarga saya. Namun yang lebih penting saya bersyukur dengan mencapai hal tersebut saya bisa memberikan kemanfaatan bagi orang lain :)

“I seriously love the trophy of Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional ehehe”

Artikel diatas diambil dari website: muchdlirzauhariy.com

_________

Johar merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Selama menjadi mahasiswa, mahasiswa akuntansi ini aktif dalam berbagai kegiatan seperti kegiatan debat bahasa Inggris, kegiatan berbasis lingkungan dan kegiatan sosial yang berfokus pada pendidikan anak-anak kurang mampu. Johar juga aktif sebagai penulis di berbagai media kampus maupun media massa luar kampus. Di samping itu, Johar juga kerap mengikuti kegiatan kepemudaan dari tingkat lokal, nasional sampai internasional. Tercatat dia pernah mewakili pemuda Indonesia di beberapa event internasional seperti di Brunei Darussalam, Singapura, Amerika Serikat, Filipina dan Korea Selatan. Johar pernah mendapatkan penghargaan sebagai Mahasiswa Akuntansi Terbaik FEUI 2007, Penghargaan Mahasiswa Akuntansi Teladan FEUI 2008, Penghargaan Mahasiswa Teladan FEUI 2009, Penghargaan Mahasiswa Teladan UI 2009 dan yang terakhir diperoleh adalah Penghargaan Mahasiswa Teladan Nasional 2009 yang diberikan oleh Menteri Pendidikan Nasional Indonesia. Selain itu, dia juga pernah mendapatkan FEUI Award 2009 untuk kategori Mahasiswa Terbaik serta penghargaan Young Leaders for Indonesia dari salah satu institusi terkemuka. Johar yang memiliki hobi bermain tenis, menulis, membaca koran dan jalan-jalan ini sekarang ini bekerja di sebuah consulting company asing.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s