Macam-macam Mentoring (2)

Memiliki banyak bakat dan kemampuan memang menjadi keunggulan tersendiri untuk kita. Ketika kita tidak segan membagikan pengetahuan dan kemampuan tersebut, keunggulan yang kita miliki pun bertambah.  Sebab, dengan berbagi pengetahuan yang kita miliki kepada orang lain, kita tidak hanya membantu orang itu, tetapi juga mengingatkan diri sendiri tentang bakat kita tersebut.

Tapi, jika kamu masih bingung bagaimana cara berbagi kemampuanmu dengan orang lain, simak tips berikut seperti dilansir USA Today, Rabu (8/2/2012).

Mentor spiritual

Bagi sebagian mahasiswa, organisasi keagamaan menjadi rumah kedua mereka. Jika kamu aktif di organisasi keagamaan di kampusmu, jangan ragu untuk berbagi pengetahuanmu dengan anggota baru. Dengan cara ini, kamu tidak hanya membantu mereka membentuk kekuatan spiritual selama kuliah, tetapi juga menguatkan keyakinanmu pada saat yang sama.

Mentor magang

Keberhasilanmu magang di sebuah perusahaan besar mungkin membuat sebagian orang iri dan ingin tahu rahasia kesuksesanmu. Jadikan kesempatan ini untuk membimbing juniormu menjalani langkah-langkah yang diperlukan untuk mendapatkan posisi magang yang diinginkannya. Bimbingan ini juga bisa berlanjut selama proses magang ‘anak didikmu’ berlangsung. Siapa tahu, kamu akan menambah koneksi seiring mentoring tersebut.

Mentor mahasiswa baru

Mahasiswa baru biasanya penuh ketidaktahuan dan ketakutan. Cobalah memberikan kesan pertama yang menyenangkan untuk mereka ingat pada tahun-tahun berikutnya. Kemudian, jangan segan berbagi berbagai tips ‘bertahan hidup’ di kampus ketika mereka membutuhkannya.

Sesekali, ajaklah ‘adik angkatmu’ untuk ikut hang out. Pada akhirnya, mereka juga akan mampu melebarkan sayap mereka sendiri.

Mentor di kos

Seperti halnya mahasiswa baru, penghuni baru di rumah kos juga butuh bimbingan dan bantuan. Jika kamu telah cukup lama menjadi penghuni rumah kosmu, pengetahuanmu akan sangat berguna bagi para penghuni baru. Bahkan untuk hal kecil sekali pun seperti kran mana yang berfungsi dengan baik.

Ajaklah teman kos barumu berkumpul, atau bermurah hati ketika mereka membutuhkan bantuan. Kamu akan jadi teman kos paling asyik, deh.

Mentor akademik

Salah satu bentuk mentor akademik adalah menjadi asisten dosen. Selain memberimu kesempatan berbagi dan mengembangkan ilmumu, kamu juga akan mendapat bayaran.

Kamu juga bisa menjadi tutor bagi teman-temanmu. Tawarkan kepada mereka sebuah bimbingan privat. Nantinya, kamu bisa mengembangkan tawaran ini menjadi lebih profesional dengan mengutip bayaran tertentu.

Mentor ekstrakurikuler

Selain kuliah, kita juga bisa melakukan berbagai kegiatan ekstrakurikuler di kampus. Selalu ada cara untuk berbagi dalam kegiatan ekstrakurikuler apa pun yang kamu pilih. Misalnya memberikan petunjuk shooting bola basket atau tips meniup terompet dengan baik. Siapa tahu, tips-tips darimu mampu meningkatkan keterampilan rekan satu timmu.  (Sumber: kampusokezone. Judul Asli: Merasa Pintar? Jadi Mentor Saja)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s