Beasiswa Santri | Ratusan Santri Ikuti Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi

Kementrian Agama RI menjaring para santri berprestasi yang akan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dengan biaya penuh dari pemerintah. Kali ini sekitar 694 santri yang berasal dari berbagai wilayah di Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta mengikuti seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), yang diselenggarakan di MAN 1 Bandung, Jln. Cijerah, Senin, (14/5).

Kepala Bidang Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jawa Barat, HA Sukandar melalui Kasie Pengembangan Santri, Jasim, mengatakan, dari jumlah tersebut peserta yang berasal dari Jawa Barat sebanyak 676 santri. Sisanya 18 santri yang ikut serta berasal dari wilayah DKI Jakarta dan Banten. “PBSB ini diselenggarakan secara serentak di 33 provinsi lainnya di Indonesia,” kata Jasim di sela-sela seleksi. .

Jasim menjelaskan, program ini merupakan program nasional yang diselenggarakan oleh Kemenag RI. Penilaian hasil seleksi pun dilaksanakan oleh tim dari pusat, meski untuk pelaksanaan penjaringan atau seleksi dilaksanakan oleh masing-masing daerah. “Secara nasional, kuota untuk PBSB ini adalah 450 santri,” katanya.

Jika santri dinyatakan lolos dalam seleksi ini, kata Jasim, maka para santri ini akan mendapatkan biaya penuh dari Kemenag RI untuk bisa melanjutkan kuliah di perguruan tinggi yang sudah bekerjasama dengan Kemenag RI. Namun untuk jurusan diserahkan kepada peserta sesuai dengan minat dan keinginan masing-masing santri.

“Pembiayaan yang ditanggung mulai dari awal kuliah hingga lulus kuliah. Seleksi hanya dilakukan satu hari, dimana peserta harus mengerjakan soal pengetahuan umum dan dasar (IPA, Matematika, Bahasa Indonesia) serta soal-soal bidang keilmuan kesantrian (pengetahuan agama). Khusus untuk santri yang memilih melanjutkan ke UIN Malik Ibrahim di Malang, peserta harus mampu hapal minimal 10 juzz Alquran,” ucapnya.

Hasil dan penilaian seleksi, menurut Jasim akan diserahkan dan diperiksa oleh pusat. Selanjutnya dilakukan skoring terhadap hasil yang diraih oleh peserta seleksi. “Semua nilai dari seluruh peserta se-Indonesia akan direngking, kemudian dicari nilai tertinggi dan disesuaikan dengan kuota yang ada. Rencananya pengumuman hasil seleksi akan dilaksanakan dua minggu mendatang melalui website kemenag RI yakni di http://www.kemenag.go.id,” ungkapnya.

Jasim menambahkan, sasaran dari program ini adalah para santri mukim pondok pesantren yang saat ini duduk di kelas III Madrasah Aliyah (MA) yang diselenggarakan oleh pondok pesantren. Baik itu santri yang hafidz Alquran 10 juz ataupun tidak. Sasaran lain juga santri mukim pondok pesantren yang hafidz Alquran minimal 10 juz dan sedang duduk di kelas III SMA/SMK yang diselenggarakan oleh pondok pesantren serta santri lulusan pesantren salafiyah, baik yang hafidz Al-Qur’an 10 juz ataupun tidak.

“Lalu ada juga santri lulusan pondok pesantren Muadalah (pendidikan diniyah menengah atas), baik yang hafidz Alquran 10 juz ataupun tidak, serta santri lulusan program pendidikan kesetaraan Paket C pada pondok pesantren, baik yang hafidz Al-Qur’an 10 juz ataupun tidak,” tuturnya. (PR)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s