PTN dan PTS Sama Saja

Bingung pilih kampus? Gampang, kok dipersulit? Sebenarnya memilih kampus merupakan pekerjaan mudah bagi calon mahasiswa. Semua itu tergantung niat dan tujuan awal kuliah. Kenapa demikian? Karena dewasa ini kuliah bisa dijangkau semua kalangan, dari anak petani hingga pegawai negeri.  
Namun, ada suatu hal yang perlu diketahui, banyak orang merasa salah jurusan setelah mereka masuk kuliah. Menurut penulis, hal ini terjadi karena tidak adanya manajemen sebelum mengambil jurusan kuliah, salah satunya yaitu salah pilih jurusan di awal perkuliahan.

Maka dari itu, sejak dini calon mahasiswa harus menentukan kampus yang akan dipilih. Nah, dalam hal ini penulis menyarankan kepada calon mahasiswa untuk memilih kampus atau jurusan sesuai jurusan waktu SMA/MA. Jangan sampai calon mahasiswa memilih jurusan yang tidak sesuai, misalnya lulusan SMK teknik memilih jurusan psikologi, lulusan SMA IPS mengambil jurusan teknik, dan lain sebagainya.
 
Linier

Selama ini, banyak calon mahasiswa masuk perguruan tinggi dengan modal “nekat”. Alasan mereka sangat sepele, yaitu “yang penting bisa kuliah daripada nganggur”. Padahal, banyak konsekuensi yang harus ditanggung, yaitu dunia pekerjaan membutuhkan sarjana yang pendidikannya linier.

Salah satu solusi dari masalah di atas adalah memilih jurusan kuliah yang linier. Artinya, calon mahasiswa harus memilih jurusan/fakultas yang linier dengan jurusan waktu SMA. Misalnya, untuk SMA program IPS, pilihlah fakultas ilmu sosial, untuk program IPA, maka pilihlah fakultas MIPA (matematika dan IPA), dan sebagainya.

Lalu, bagaimana dengan lulusan SMK/MA? Tak perlu bingung. Untuk SMK, pilihlah fakultas yang sesuai dengan bidang kejuruan waktu SMK, misalnya fakultas teknik, dan lain sebagainya. Untuk lulusan MA, maka usahakan pilih fakultas/kampus yang berbasis Islam seperti IAIN, UIN, dan STAIN. Nah, untuk SMA program bahasa, maka pilihlah fakultas bahasa, baik bahasa arab, inggris, jawa, dan sebagainya.

Dengan demikian, disiplin ilmu yang diambil akan lebih mendalam dan linier. Pasalnya, selama ini banyak sarjana yang pandai dalam berbagai hal, namun keahlian mereka tak mendalam. Akhirnya, yang terjadi adalah mereka tidak bisa menentukan dan memetakan keahlian mana yang bisa mereka gunakan untuk mencari pekerjaan. Maka sebelum terlanjur, pilihlah jurusan/fakultas yang sesuai dengan jurusan waktu SMA/MA.
 
Sama Saja

Sebenaranya kuliah merupakan pekerjaan yang diharapkan semua orang. Namun, kenapa ketika kuliah mahasiswa menaruh harapan besar terhadap kampusnya? Karena kampus dianggap bisa mengubah nasib mereka. Padahal, kampus hanya mengantarkan mahasiswa sampai di mimbar wisuda dan sarjana. Setelah itu, terserah mereka mau kemana. Artinya, perguruan tinggi pada umumnya sama saja, baik yang negeri maupun swasta.

Maka dari itu, pola pikir yang mengutamakan perguruan tinggi negeri (PTN) lebih baik adalah salah besar. Padahal, kenyataan di lapangan banyak “sarjana” pengangguran berasal dari rahim PTN. Nah, dari itulah penulis berani mengatakan bahwa PTN dan perguruan tinggi swasta (PTS) pada hakikatnya sama. Pasalnya, kualitas dan mutu pendidikan adalah kembali kepada diri mahasiswa sendiri. Jika mahasiswa rajin, dia pasti berkualitas, begitu pula sebaliknya. Meskipun kuliah di kampus ternama dan berkulitas jika mahasiswanya “malas” dan tidak mau belajar, ya tetap saja mahasiswanya “bodoh”. Jadi, kesimpulannya adalah PTN dan PTS adalah sama saja. Pasalnya, kampus hanya tempat mencari ilmu, sedangkan pengembangan khazanah keilmuan mahasiswa adalah kembali kepada individu mahasiswa. Wallahu a’lam bisswab.
 
Hamidulloh Ibda
Ketua Umum Lingkar Studi Mahasiswa Pati (LISUMA)
Komisariat IAIN Walisongo Semarang,
Direktur Eksekutif HI Study Centre Semarang. Sumber: kampusokezone.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s