Tips Mencari Tempat Duduk di Kelas

Posisi menentukan prestasi. Jargon itu pasti akrab di telingamu, terutama menjelang ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS). Tapi tahukah kamu, ungkapan ‘posisi menentukan prestasi’ itu berlaku bahkan jauh sebelum masa ujian tiba. 

Direktur pada Pusat Pendidikan dan Latihan di Western New England University Chris Hakala memaparkan, posisi tempat duduk yang kita pilih di kelas mempengaruhi bagaimana dosen memandang dan menerima kita.

Mahasiswa yang memilih duduk di depan kelas akan lebih mudah membina dan mengembangkan hubungan yang baik dengan dosen mereka. Kemudahan ini tidak akan dimiliki oleh mereka yang duduk di bagian belakang kelas.

Tapi, kata Chris, meskipun pilihan tempat duduk di depan kelas mungkin meningkatkan ikatan kita dengan kelas dan dosen, pilihan itu tidak serta merta membuat nilai kita bagus.

“Dalam kelas yang lebih besar, para mahasiswa yang duduk di depan memang cenderung lebih pintar. Bagaimanapun juga, menyuruh siswa yang tidak pintar untuk duduk di depan kelas juga tidak akan terlalu membantu,” kata Chris seperti dikutip dari USA Today, Selasa (10/1/2012).

Namun, Chris meyakini, duduk di bagian depan kelas akan mempengaruhi hubungan antara dosen dengan mahasiswa. Hubungan ini juga berkorelasi dengan penampilan akademik yang lebih baik. Mahasiswa yang memilih duduk di depan akan lebih mudah menjaga kontak mata dengan dosen mereka. Tidak hanya itu, dengan memilih duduk di depan, kita juga lebih mudah memusatkan perhatian.

Menurut profesor dalam ilmu psikologi ini, perhatian di kelas sangatlah penting. Mahasiswa yang tidak bisa memusatkan perhatiannya di kelas tidak akan belajar banyak.

“Tapi tidak bisa dijelaskan, apakah para mahasiswa yang duduk di depan kelas menjadi pintar, atau mereka yang pintar memang memilih duduk di depan kelas,” Chris mengimbuhkan.

Kepala kantor akademik di York College of Pennsylvania Deborah Ricker menambahkan, faktor lain yang juga memengaruhi pilihan tempat duduk mahasiswa di kelas adalah kelompok bermain. Seseorang cenderung duduk berkelompok dengan teman-teman dekat mereka.

Tetapi, imbuhnya, pilihan tempat duduk sebenarnya tidak berpengaruh banyak pada cara pandangnya terhadap etos kerja para mahasiswanya. Dan pendapat ini disetujui banyak rekan kerja Deborah.

“Kegiatan belajar mengajar tidak banyak dipengaruhi oleh di mana seorang siswa duduk di kelas, dan lebih kepada bagaimana siswa tersebut berpikir, bekerja, dan berperilaku. Saya sendiri memiliki mahasiswa berprestasi yang duduk di bagian tengah dan belakang kelas,” kata Deborah.

Pandangan lain disampaikan oleh direktur Pusat Akademik dan Prestasi di Susquehanna University di Selinsgrove, Philadelphia, James Black. Menurutnya, pilihan tempat duduk di kelas memang memengaruhi tingkat keterikatan seorang mahasiswa dengan mata kuliah dan dosennya.

Terkadang, kata James, mahasiswa terlalu gugup untuk duduk di depan dan menyampaikan pendapatnya di dalam kelas. Itulah sebabnya mereka memilih duduk di belakang. Dari perspektif ini, James pun mendorong para mahasiswa untuk tidak mengasingkan diri dengan dosennya.

“Tetapi, yang paling utama adalah biarkan para mahasiswa memilih tempat duduk yang nyaman untuk mereka. Dengan begitu, para mahasiswa bisa mengembangkan rasa percaya diri, dan siapa tahu secara perlahan mau duduk di depan kelas dan mengembangkan hubungan yang kuat dengan dosennya,” James menandaskan. (kampus.okezone.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s