Sebagai Syarat Ikut SNMPTN 2013, Panitia Mengingatkan Sekolah Segera Mengisi PDSS Sebelum 8 Februari 2013

Sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 dan program Unpad Nyaah ka Jabar yang dilakukan Unpad telah dilaksanakan sejak 21 Januari lalu. Sosialisasi yang dilakukan di 26 kota/kabupaten di Jawa Barat tersebut bertujuan untuk menyampaikan mekanisme terbaru dari pelaksanaan SNMPTN 2013 sekaligus mengenalkan program Unpad Nyaah ka Jabar ke setiap perwakilan SMA/SMK/MA di tiap-tiap kota/kabupaten di Jawa Barat.

Wakil Rektor I Unpad, Prof. Dr. H. Engkus Kuswarno, MS., (tengah) saat melakukan sosialisasi tentang SNMPTN 2013 di Ruang Serba Guna Gedung II Unpad, Selasa (29/01). (Foto: Tedi Yusup)*

Bandung juga menjadi tujuan sosialisasi tersebut,  beberapa perwakilan guru dan siswa SMA se-kota Bandung mengikuti sosialisasi di Ruang Serba Guna (RSG) Gedung II Kampus Unpad Bandung, Selasa (29/01) kemarin. Peserta memperoleh penjelasan tentang mekanisme pelaksanaan SNMPTN 2013 oleh Panitia Lokal SNMPTN 2013, Rudi Saprudin Darwis, S.Sos., M.Si., yang juga sebagai dosen di FISIP Unpad.

Selain Rudi, pembicara lain yang hadir dalam sosialisasi ini ialah Wakil Rektor I Unpad, Prof. Engkus Kuswarno, M.S., Dekan Fakultas Farmasi Unpad, Dr. Ahmad Muhtadi, M.S., Apt., Kepala Biro Administrasi Akademik Unpad, Dr. H. Isis Ikhwansyah, S.H., M.H., CN., serta perwakilan Panitia Pusat SNMPTN, Drs. Bambang Hermanto, M.Si.

Untuk tahun ini, menurut Rudi, pelaksanaan SNMPTN merupakan apa yang dulu dikenal dengan istilah SNMPTN Jalur Undangan. Sehingga, pelaksanaan SNMPTN tahun ini tidak menggunakan ujian tertulis. Adapun untuk ujian tertulis, tahun ini diistilahkan dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“SNMPTN kali ini didasarkan pada hasil evaluasi belajar siswa (nilai rapor) sejak semester pertama. Sementara untuk SBMPTN, itu adalah ujian masuk bersama yang diselenggarakan oleh seluruh PTN di Indonesia,” jelas Rudi.

Rudi pun menegaskan kepada tiap sekolah untuk segera mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebelum tanggal 8 Februari 2013. Hal ini penting sebagai syarat utama sekolah bisa mengikuti SNMPTN 2013. Data yang diisikan pun harus data nilai asli tanpa rekayasa. Sebab, apabila diketahui ada sekolah yang memasukan data yang direkayasa, maka sekolah tersebut akan di-black list oleh panitia SNMPTN.

“Kami sangat mengharapkan kejujuran dari seluruh sekolah dalam mengisi PDSS. Apabila memang perlu diverifikasi, siswalah yang harus verifikasi data nilainya masing-masing hingga tanggal 8 Februari,” Prof. Engkus menambahkan.

Persyaratan lainnya untuk bisa mengikuti SNMPTN adalah siswa harus sudah terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional. Terkait dengan pemilihan program studi, Rudi menerangkan, masing-masing siswa bebas memilih program studi sesuai dengan yang dikehendakinya, misalnya kelompok IPS bisa mengambil program studi IPA, atau sebaliknya. Hanya saja, pemilihan tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan akademik masing-masing siswa. “Pilihlah program studi yang disukai dan sesuai dengan kemampuan,” imbuh Prof, Engkus.

Pembahasan lainnya ialah sosialisasi program Unpad Nyaah ka Jabar. Sejauh ini Unpad telah melakukan sosialisasi ke hampir seluruh kota/kabupaten sehingga diharapkan dapat mengirimkan setidaknya 84 orang calon mahasiswa dari 26 kota/kabupaten untuk satu program studi. “Setiap kota/kabupaten nantinya akan melakukan seleksi sendiri melalui SNMPTN 2013 dengan mencari presentasi nilai akademik siswa terbaik,” ungkap Prof. Engkus. (unpad)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s