Perbedaan Beasiswa dengan Financial Aid

Banyak diantara anggota Forum Batasa yang bertanya seputar Financial Aid. Berikut ini mungkin salahsatu jawaban yang tepat mengenai hal itu. Tak bisa dimungkiri, biaya kuliah di luar negeri itu tidak murah. Belum lagi biaya hidup sehari-hari. Lantas, apakah ketika gagal meraih beasiswa tertentu kita perlu segera mengubur dalam-dalam impian untuk melanjutkan studi ke luar negeri?
Selain beasiswa, di luar negeri, dikenal adanya bantuan keuangan untuk melanjutkan studi. Martin Tjioe mencatatnya dengan nama financial aid.

Perguruan tinggi elite di Amerika Serikat bahkan disebutkan memiliki dana abadi yang besar sehingga bantuan finansial yang diberikan kepada para mahasiswanya bukanlah hal yang sulit untuk dikucurkan.

Melalui Indonesia Mengglobal, kandidat doktor di Departemen Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan Stanford University ini berbagi wawasan tentang bantuan keuangan tersebut. So, jangan langsung berhenti wujudkan cita-cita melanjutkan studi di luar negeri ya.

———–

Ratusan juta dolar diberikan setiap tahun dan lebih dari 10.000 murid internasional sekarang menerima school-based financial aid untuk pendidikan S1**. Sayangnya sangat sedikit murid Indonesia saat ini menerima financial aid seperti ini dibandingkan dengan negara besar lain seperti Cina dan India. Disini saya ingin menjelaskan mengenainya dengan harapan lebih banyak murid Indonesia bisa mendapatkannya.

School-based financial aid adalah sebuah jenis bantuan keuangan yang diberikan langsung oleh perguruan tinggi di mana kamu akan menuntut ilmu. Ada banyak perguruan tinggi di AS yang memberikan bantuan seperti ini. Saya bisa dengan pasti mengatakan bahwa ini adalah sumber financial aid terbesar untuk murid internasional.

Beasiswa vs. Financial Aid: Apakah perbedaannya?

Menurut EducationUSA, financial aid adalah sebuah istilah umum yang mencakup semua jenis dana, pinjaman, dan program work/study yang diberikan kepada mahasiswa untuk membantu membiayai sekolah dan ongkos hidup. Beasiswa, seperti yang kita ketahui, adalah dana yang diberikan yang tidak perlu dibayar kembali. Oleh karena itu, beasiswa termasuk ke dalam salah satu komponen financial aid.

Perguruan tinggi di AS lebih sering menggunakan istilah financial aid daripada beasiswa karena istilah ini memberi mereka fleksibilitas untuk memutuskan paket yang diberikan. Sebuah paket financial aid biasanya terdiri dari beasiswa (atau yang sering juga dipanggil ‘grants’), pinjaman, dan program work/study. Kebanyakan perguruan tinggi tidak mengungkapkan rincian dari paket financial aid yang diberikan (persentase setiap komponennya) di situs resmi mereka tapi grants biasanya mengambil porsi terbesar. Jika kamu ingin tahu proporsi setiap komponen, kamu harus menghubungi financial aid officer di perguruan tinggi bersangkutan.

Perguruan tinggi memberikan financial aid untuk membantu mahasiswa/i mereka dengan biaya pendidikan mereka. Jumlah financial aid yang diberikan tergantung pada kemampuan membayar yang tercermin dalam pendapatan keluarga, aset dan faktor lainnya.

Kenapa financial aid diberikan?

Pertanyaan ini membingungkan saya pertama-tama. Pendidikan gratis tentu saja terdengar terlalu bagus. Apakah yang diperoleh pihak perguruan tinggi dengan memberikan financial aid kepada murid-murid internasional? Ternyata jawabannya cukup sederhana: dengan menjaring murid-murid yang pintar dan berbakat, perguruan tinggi yang berkenaan bisa meningkatkan reputasinya. Para murid internasional juga dapat meningkatkan diversitas murid dalam perguruan tinggi. Hal ini mempunyai banyak efek positif, diantaranya membawa perspektif baru ke dalam sekolah, membantu komunitas sekolah menjadi lebih apresiatif akan perbedaan budaya dan membantu murid lain menjadi masyarakat global yang tauladan.

Dari manakah datangnya dana untuk financial aid?

Ini mungkin jarang terdengar, tapi dana untuk financial aid datangnya dari sumbangan alumni-alumni yang sudah sukses yang peduli dengan Alma mater mereka. Sumbangan ini akhirnya dikumpulkan menjadi dana abadi perguruan tinggi tersebut. Sebagian dari dana abadi ini kemudian digunakan untuk memberikan financial aid. Kadang kala kita bisa mengambil kesimpulan mengenai kualitas sekolah melalui seberapa besarnya dana abadi mereka. Dana yang melimpah biasanya menandakan bahwa para alumninya bukan hanya banyak yang menjadi orang sukses, tapi mereka juga mempunyai pengalaman yang baik and kenangan yang indah terhadap Alma mater mereka.

Perguruan tinggi mana memberikan financial aid?

Gambaran singkat perguruan tinggi yang memberikan school-based financial aid untuk murid internasional dapat dilihat di website eduPASS. Ada sekitar 130 sekolah yang terdaftar yang dikategorikan berdasarkan jumlah murid internasional yang menerima financial aid. Kamu juga akan melihat bahwa banyak sekolah-sekolah ini adalah liberal arts colleges yang terkenal memberikan paket financial aid yang murah hati.

Website lain yang memberikan informasi mengenai financial aid adalah internationalstudent.com. Website ini mengkategorikan perguruan tinggi berdasarkan state (propinsi) dan memberi rincian mengenai financial aid, diantaranya jumlah murid internasional, jumlah murid yang mendapat financial aid, total biaya tahunan (yang telah mencakup ongkos hidup), dan jumlah rata-rata financial aid yang diberikan. Kepada pembaca yang mencari financial aid penuh yang mencakup semua biaya pendidikan, cukup aman untuk mengatakan bahwa sekolah yang jumlah rata-rata financial aid-nya lebih dari setengah total biaya tahunan memberikan financial aid penuh atau hampir penuh kepada murid internasional.

The Council of International Schools (CIS) juga memberikan tabel financial aid yang mengurutkan perguruan tinggi berdasarkan urutan abjad. Informasi yang relevan untuk kita mahasiswa/i dari Indonesia adalah kolom “Average Award – Non USA” dan ”No. of International Students Aided”. Meskipun statistiknya diambil di tahun 2008-2009, tabel ini memberi gambaran yang berguna mengenai perguruan tinggi yang memberikan financial aid.

Bagaimana cara untuk melamar financial aid?

Prosedur untuk melamar financial aid berbeda untuk setiap sekolah. Oleh karena itu, kamu harus mengunjungi situs ‘admission’ masing-masing sekolah untuk mencari tahu tentangnya (lihat di bagian untuk international applicants). Untuk kebanyakan sekolah, kamu harus mengirimkan lamaran financial aid beserta dengan lamaran pendaftaran. Kamu biasanya perlu mengisi sebuah formulir mengenai pendapatan keluarga yang akan digunakan untuk mengevaluasi kebutuhan keuanganmu. Formulir ini berbeda untuk setiap sekolah tapi banyak yang condong kepada penggunaan formulir ‘CSS/Financial Aid PROFILE‘ atau FAFSA atau kedua-duanya. Daftar perguruan tinggi yang menggunakan formulir CSS/PROFILE dapat dilihat di link ini. Dari daftar ini, kamu juga bisa tahu perguruan tinggi mana saja yang menyediakan financial aid kepada murid internasional.

Untuk melamar financial aid dengan sukses, kamu perlu mempunyai lamaran pendaftaran yang kuat. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai prosedur dan persyaratan umum mendaftar ke perguruan tinggi AS, silakan baca artikel terperinci dari Alicia.

Berapakah jumlah financial aid yang akan saya dapatkan?

Sebuah perguruan tinggi akan mengevaluasi kebutuhan keuanganmu dan memperhitungkan ketersediaan dana dan seberapa kuatnya lamaran pendaftaranmu dibandingkan dengan pelamar lain untuk mencapai keputusan mengenai jumlah financial aid yang akan diberikan. Banyak perguruan tinggi menjamin untuk memenuhi 100% kebutuhan keuanganmu JIKA kamu diterima (contohnya Lafayette, Stanford, F&M, UPenn, Williams, Bates). Seorang murid bisa saja menerima financial aid penuh yang mencakup semua biaya pendidikan termasuk ongkos hidup, tapi tentu saja ini semua tergantung situasi masing-masing murid. Sayangnya, kebanyakan perguruan tinggi akan mengumumkan keputusan financial aid bersamaan dengan keputusan penerimaan jadi kamu tidak akan tahu mengenai rincian financial aid-mu sampai kamu mendapat surat penerimaan.

Apakah keputusan penerimaan dipengaruhi oleh lamaran financial aid-ku?

Iya, lamaran financial aid akan mempengaruhi keputusan penerimaan dari perguruan tinggi. Admission Officer mengasumsikan bahwa kamu hanya bisa belajar di sekolah tersebut jika kamu mendapat financial aid. Oleh karena itu, penerimaanmu mengharuskan ketersediaan dana untuk menunjang pendidikanmu. Karena jumlah dana terbatas dan penghargaan financial aid sangat kompetitif, sebuah perguruan tinggi akan memilih murid yang tidak memerlukan tunjangan finansial kalau mereka perlu memutuskan diantara dua murid yang mempunyai kualifikasi yang sama. Oleh karena itu, tidaklah jarang kita mendapatkan bahwa murid yang menerima financial aid itu adalah salah satu pelamar top perguruan tinggi tersebut.

Beberapa perguruan tinggi elit memberikan financial aid need-blind yang artinya penerimaanmu tidak akan dipengaruhi sama sekali oleh lamaran financial aid-mu. Perguruan tinggi tersebut akan memberi bantuan keuangan jika kamu bisa diterima. Semua perguran tinggi ini pada dasarnya mempunyai dana abadi yang besar jadi hal finansial tidaklah menjadi masalah. Saat ini ada 6 perguruan tinggi yang mempunyai kebijakan financial aid need-blind, yaitu Massachusetts Institute of Technology (MIT), Harvard University, Princeton University, Yale University, Dartmouth College dan Amherst College.

Akhir kata, banyak kesempatan tersedia untuk mendapatkan financial aid bagi murid internasional. Perguruan tinggi yang memberikannya adalah diantara yang terbaik di Amerika. Walaupun terdapat banyak ketidakpastian berkenaan dengan lamaran financial aid (kamu hanya akan tahu rincian paket financial aid-mu setelah kamu diterima), jangan ragu untuk melamar. Sebagai penerima school-based financial aid, saya yakin banyak murid Indonesia bisa mendapatkannya. Gelar S1 dari sebuah perguruan tinggi AS akan membuka banyak pintu kesempatan, termasuk akses ke pendidikan pascasarjana di perguruan tinggi ternama di AS.

Saya menyambut komentar dan pertanyaan jika ada yang kurang jelas. Jika kamu mempunyai imformasi lebih lanjut mengenai financial aid, jangan ragu untuk membaginya dengan teman-teman pembaca di comment box di bawah ini.

** Informasi ini diperoleh melalui hitungan penulis sendiri melalui CIS financial aid table

Sumber : Indonesia Mengglobal | Editor : Caroline Damanik | Terjemahan: edukasi.kompas.com
Iklan

2 responses to “Perbedaan Beasiswa dengan Financial Aid

  1. slamat malam dan salam hormat, sy septinus di sorong atau papua, sy mau tanya apa blg kt mendaftar financial aid, dan kt di terima dan di dalam surat keterangan menyatakan bahwa hanya biaya slama perkuliah sja yg di tanggung oleh financial aid, dan itu di luar dari tempat tinggal , makan dan ongkos, yg sy mau tanya apa kah biaya hidup di amerika sangat mahal, saya ingin agar mungkin sdrh-sdrh yg dri indonesia yg sdh slesai atau yg sementara mengenyam pendidikan di luar negri dpt brbagi pengalaman atau crita singkat mengenai kehidupan di AS, ok skian dan trima kasih

  2. mohon informasinya ditambah untuk beasiswa melanjutkan SMU di luar negeri. terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s