Tips Memilih Tempat Kursus dan Les untuk Anak

Setelah menentukan sekolah dan diterima disekolah impian. saatnyalah para orangtua memilih tempat kursus/les untuk mendukung kelancaran anak disekolah tersebut.

Les atau kursus tambahan memang sangat berguna, baik untuk pelajaran di sekolah maupun untuk menambah kemampuan di bidang lain. Namun, pilihlah yang sesuai dengan kepribadian dan minat anak anda. Jangan sekali-sekali memaksakan kehendak orang tua untuk mengikuti sebuah les yang belum tentu diminati si anak. Dalam memilih les atau kursus pada anak, haruslah disesuaikan dengan minat, bakat dan kemampuan si anak. Jadi sebagai orang tua haruslah paham mengenai karakter anak tersebut. Les atau kursus yang sesuai dengan karakter dan minat dari dalam diri si anak akan mengembangkan sisi positif anak.

Sebelum terlanjur memasukkan anak ke sebuah tempat les atau kursus, ada baiknya mengenal 4 karakter dasar anak yang sedikit banyak dapat membantu meyakinkan diri anda akan kemampuan yang dimiliki si buah hati.

1. Aktif
* Ciri-Ciri: Anak giat beraktivitas, tampak energik, dan membutuhkan ruang gerak yang luas.
* Jenis les yang dapat diikuti: Cocoknya diikutkan les yang berkaitan dengan gerak tubuhnya yang aktif, seperti olahraga, bela diri, dan seni gerak, sehingga anak dapat menyalurkan kelebihan energi yang dimilikinya. Jika lingkungan rumah mendukung, memiliki halaman luas dan ada anggota keluarga yang suka main bola, maka anak juga bisa melakukan aktivitas main bolanya tanpa perlu masuk ke dalam klub olahraga sepak bola. Cara ini pun bisa menyalurkan minat anak tanpa mengabaikan karakteristiknya. Selain jenis les yang membutuhkan kemampuan fisik yang lebih, pada dasarnya anak aktif bisa mengikuti semua jenis les termasuk sains. Ini karena anak selalu antusias dengan sesuatu hal dan mudah beradaptasi dengan lingkungannya.

2. Pasif
* Ciri-Ciri: Anak terlihat lamban, kurang gesit, kurang suka kegiatan fisik, cepat mengaku lelah, dan agak lama menyesuaikan diri. Bila melakukan sesuatu yang sesuai dengan minatnya, baru terlihat antusiasmenya dan konsentrasinya pun bisa bagus.
* Jenis les yang dapat diikuti: Biasanya, anak-anak yang pasif memiliki kemampuan observasi yang kuat dan imajinasinya juga tinggi. Jadi, bisa dipilihkan les yang memang memerlukan observasi mendetail dan kekuatan imajinasi, seperti catur, merakit robot, serta keterampilan tangan. Dengan begitu, kemampuan imajinasi, daya analisis, dan observasinya dapat berkembang optimal. Selain itu, anak pasif biasanya juga memiliki kendala dalam mengungkapkan ekspresi. Kegiatan melukis dapat membantu mengungkapkan perasaan dan pikirannya.

Anak berkarakter pasif juga cenderung diam, sehingga baik bila diberikan les bela diri. Baik pula jika diikutkan les menari, berenang, dan lainnya yang membuat anak aktif bergerak mengingat anak pasif cenderung kurang bergerak.

3. Cemas dan Sensitif
* Ciri-ciri: Anak mudah merasa takut salah dan menyerah, lama menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, selalu butuh dukungan orangtua, sensitif dan mudah berprasangka.
* Jenis les yang dapat diikuti: Yaitu, jenis les yang bisa menenangkan seperti balet yang cenderung pada keindahan gerak, les keterampilan dan bela diri untuk mengendalikan emosinya, serta les yang berkaitan dengan pembentukan karakter seperti teater kreatif. Anak yang pencemas perlu dilatih untuk mengatasi rasa cemasnya. Dibutuhkan dukungan dari orangtua agar anak merasa nyaman dengan lingkungan di tempat lesnya, baik pengajarnya maupun teman-temannya. Yang harus diajarkan pada anak pencemas adalah sikap fleksibel terhadap perubahan.

4. Percaya Diri
* Ciri-ciri: Anak mudah beradaptasi dengan lingkungan baru alias mudah bergaul/bersosialisasi, lancar mengungkapkan pendapatnya, dan senang pada sesuatu yang ada tantangannya.
* Jenis les yang dapat diikuti: Semua jenis les yang menjadi minatnya. Dengan mengikuti les, anak dapat menambah keyakinan akan kemampuan dirinya, bangga dengan kemampuan yang dimilikinya, sehingga rasa percaya dirinya pun makin bertambah.

Karakter adalah kebiasaan dan sikap-sikap yang sering muncul sehingga menghasilkan suatu sikap dan tingkah laku tertentu yang berbeda dari anak lainnya. Jika anak mengikuti les yang sesuai dengan karakternya, maka hasilnya akan menguntungkan karena anak dapat mengembangkan sisi positif dari karakternya dan meredakan sisi negatifnya.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber) | kesekolah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s