6 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Setelah UN Selesai

Alhamdulillah akhirnya Ujian Nasional dari jenjang SD, SMP, SMA sudah selesai. Tapi jangan dulu senang, karena masih ada sebagian dari sahabat kita yang justru kebingungan mau melakukan apa jika UN sudah selesai. Apakah harus tetap rajin ke sekolah, ikutan nonton dibioskop, atau bersilaturahmi ke rumah guru. Nah jika kamu masih bingung, yuk simak 6 tips di bawah ini semoga bermanfaat.

1. Banyak Berdo’a.

Kita kadang melupakan hal ini: Berdoa. Kedengarannya sepele, hanya sebuah ritual memohon untuk meminta hasil terbaik kepada Allah, lalu sesumbar langsung dikabulkan. Tidak semudah itu. Kita harus banyak berdoa dan melakukan amalan kebaikan lainnya. Bisa dipastikan, orang-orang yang sudah selesai ujian menjadi lebih rajin beribadah dibandingkan sebelumnya. Bagus, selama dalam perubahan ke arah yang lebih baik.

Karena hanya Allah tempat untuk meminta. Jangan meminta kepada hal-hal mistis yang nggak pernah memberi kebenaran. Beberapa tahun yang lalu, perdukunan sangat ramai dikunjungi para pelajar yang baru selesai UN. Sebaiknya kamu nggak melakukan kesalahan yang sama. Udah banyak bukti bahwa dukun itu menyesatkan. Kalau memang benar dukun bisa membuat nilai UN-mu tinggi, mungkin dia akan membuka bimbingan belajar.

2. Mencari Sekolah Lanjutan

“Kamu mau lanjut ke mana setelah lulus?” Begitulah pertanyaan teman-teman kamu setelah Ujian Nasional. Entah karena peduli atau dia sendiri nggak tau mau lanjut ke mana (kemudian ikut-ikutan), pasti ada teman yang bertanya seperti itu.

Kamu harus tau tujuan sekolahmu selanjutnya. Tidak asal-asalan dalam mendaftar. Jangan sampai karena kurangnya informasi, kamu malah mendaftar ke sekolah mengemudi.

Mencari sekolah selanjutnya itu penting, guys. Informasi bisa didapat dari mana saja mengenai calon sekolah. Carilah latar belakang sekolahmu kelak agar ketika bersekolah di tempat yang baru tidak menyesal pada akhirnya. Perhatikan segalanya dari segi kenyamanan, keamanan, dan kualitas lingkungan sekitar calon sekolah. Pastikan calon sekolahmu nggak berada di dasar laut. Karena akan sulit dijangkau.

Pada dasarnya, di mana pun kamu bersekolah itu tidak sepenuhnya berpengaruh pada prestasimu kelak. Toh, sekolah hanyalah tempatmu menimba ilmu. Proses belajarmu yang paling penting.

3. Mengucapkan Terima Kasih Kepada Guru

Peran guru dalam kesuksesan anak muridnya sangat berkaitan. Seorang guru dikatakan berhasil bila siswanya berhasil meraih prestasi. Namun, jika siswanya gagal, sang guru akan merasa gagal dan sangat sedih.

Untuk itu, kita harus berterima kasih kepada guru. Sejahat-jahatnya guru itu kepadamu, kamu harus tetap berterima kasih sebagai ungkapan balas budi keikhlasannya mengajar. Memang, ucapan terima kasih tidaklah cukup membalasnya, tapi dengan kamu berterima kasih sang guru akan merasa dihargai. Kalau bisa, minta doanya agar masa depanmu cerah. Doa seorang guru itu layaknya doa orang tua; keramat.

Bila kamu merasa pernah melakukan kesalahan, segeralah meminta maaf. Karena ridho guru adalah yang paling utama saat menuntut ilmu. Temui gurumu. Cium tangannya seraya berkata, “Maafkan saya, Pak. Kemarin yang ngebocorin motor bapak itu saya. Maaf, ya, Pak.”

4. Tetap Belajar agar Tidak Lupa

Jangan kamu kira belajarmu hanya saat menjelang ujian saja. Setelah selesai UN, kamu akan bersiap menghadapi jenjang pendidikan lebih tinggi dan pastinya akan lebih sulit dalam menerima ilmu baru. Ilmu-ilmu yang didapati di tingkat sebelumnya merupakan modal berharga karena masih akan dipelajari lebih dalam nanti. Buka lagi setiap lembar buku yang pernah kamu pelajari. Siapa tau di sana ada surat cinta yang belum tersampaikan.

Sambil memperkuat ingatan, cobalah mengerjakan ulang soal-soal yang ada. Jangan malu bertanya bila kamu lupa materi yang pernah diajarkan. Bila masih malas untuk menyentuh buku, tenang saja. Nggak usah terburu-buru… menjual buku ke tukang loak.

5. Hindari Pengeluaran Berlebih

Memasuki tingkat pendidikan yang lebih tinggi sudah pasti akan berdampak pada semakin besarnya pengeluaran. Untuk membeli keperluan ini-itu dibutuhkan uang ekstra. Untuk biaya transport, kamu pasti butuh banyak uang. Belum lagi biaya seragam (untuk yang masuk SMA dan SMP) yang harus ditanggung membuat kamu harus memohon-mohon kepada orang tua. Pastikan juga uang orang tuamu tetap ada untuk membeli seragam sekolah. Tidak habis gara-gara uangnya ludes bayar kuota internet.

6. Bersilaturahmi

Sebelum Ujian Nasional, kamu sempat pacaran dan diputusin dengan kalimat “Aku mau fokus UN”? Ya, sekarang saatnya kamu melanjutkan hubungan yang terhenti itu karena kalian sudah selesai Ujian Nasional. Nggak ada alasan dari dia untuk menolak ajakan balikan.

Memang ada beberapa orang yang beralasan seperti itu karena benar-benar ingin meraih nilai tinggi di Ujian Nasional. Sedangkan, ada juga yang menggunakan alasan itu karena dia nggak punya alasan yang jelas. Mumpung waktunya tepat, katanya.

Kalau kamu pernah ditolak dengan alasan “Mau fokus UN”, inilah saatnya kamu bilang, “UN sudah berlalu. Kamu mau, kan, jadi pacar aku?”

Mantap. Terlepas dari semua hal yang harus dilakukan, kamu harus menerima hasil ujianmu saat pengumuman nanti. Jangan langsung kecewa dan menganggap semuanya berakhir. Seakan Ujian Nasional adalah penentuan keberlangsungan hidupmu. Tenang, kamu masih tetap hidup jika nilai Ujian Nasionalmu kurang memuaskan. Kecuali, kalau orang tuamu nggak terima dengan hasil UN-mu, kemudian menceburkanmu ke Samudra Hindia. Bagaimana pun hasil Ujian Nasional yang kamu dapatkan, itu adalah hasil kerja kerasmu. (hipwee.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s